Jumat, 22 Februari 2013

Home » » KELAINAN SISTEM SARAF, INDRA, DAN HORMON PADA MANUSIA

KELAINAN SISTEM SARAF, INDRA, DAN HORMON PADA MANUSIA


Kelainan dan Penyakit Sistem Saraf Manusia


Sistem saraf manusia dapat mengalami gangguan kerja berupa penyakit atau kelainan lainnya.Contoh penyakit pada sistem saraf manusia:

1. Meningitis
Meningitis merupakan peradangan selaput pembungkus otak yaitu meninges. Meningitis disebabkanoleh virus, sehingga dapat menular.

2. Multiple schlerosis (MS=Sklerosis Ganda atau disseminated sclerosis)
MS merupakan penyakit saraf kronis yang mempengaruhi sistem saraf pusat, sehingga dapatmenyebabkan gangguan organ seperti: rasa sakit, masalah penglihatan, berbicara, depresi, gangguankoordinasi dan kelemahan pada otot sampai kelumpuhan.

3. Nyeri saraf 
Nyeri saraf dapat terjadi karena adanya gangguan saraf sensorik maupun motorik. Gejala nyeri saraf sering disertai dengan gejala lain seperti: kehilangan rasa, kebas. urat saraf kejepit dan penyakit uratsaraf gangguan metabolik (seperti diabetic neuropaty pada penderita penyakit kencing manis ataudiabetes mellitus). Gangguan motorik karena nyeri saraf dari yang ringan (seperti kram) sampaigangguan berat (seperti kelumpuhan).

4. Hidrocephalus
Tanda hidrocephalus berupa pembengkakan kepala karena kelebihan cairan yang ada di sekitar otak.Akibatnya, dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan gangguan organ tubuh.

5. Penyakit urat saraf kejepit
Penyakit saraf kejepit sering terjadi pada leher, pinggang dan telapak tangan.

6. Parkinson
, dengan gejala tangan dan kaki gemetar.

7. Gegar otak
, terjadi karena otak mengalami kerusakan.

8. Imsomnia
atau lupa ingatan sementara




GANGGUAN PADA INDERA MANUSIA



GANGGUAN PADA MATA

1. Katarak
penyakit mata yang dicirikan dengan adanya kabut pada lensa mata.
Terdapat 4 jenis :
>Congenital : katarak yang terjadi sejak bayi lahir dan berkembang pada tahun pertama dalam hidupnya.
>Traumatik : katarak terjadi karena kecelakaan pada mata.
>Sekunder : disebabkan oleh konsumsi obat seperti prednisone.
>Katarak berkaitan usia : jenis katarak yang paling umum, ada 3 macam yaitu:
a. nuclear sclerosis : perubahan lensa secara perlahan
b. cortical : serat lensa menjadi keruh
c. posterior : kekeruhan di sisi belakang lensa
PENYEBAB :
Sebagian besar disebabkan karena proses degeneratif/bertambah usia
seseorang. Lainnya kekurangan gizi, sinar ultraviolet dari matahari

2. Buta warna
Adalah suatau kelainan yang disebabakan ketidakmampuan sel-sel kerucut
mata unuk menagkap spectrum warna tertentu akibat factor genetic
Buta warna sering disebut sex linked, karena kelainan ini dibawa kromosom X. Ada 3 jenis buta warna :
a.trikromasi : >Protanomali : kelemahan warna merah
>Deuteronali : kelemahan warna hijau
>Tritanomali : (low blue) kelemahan warna biru
b. dikromasi
c. monokromasi





GANGGUAN TELINGA

1. Otitis media : penyakit radang telinga tengah yang disebabkan oleh bakteri
/virus.
2. Presbikubis : suatu keadaan dimana terjadi pengurangan pendengaran akibat
bertambahnya usia yang normal.

GANGGUAN PADA HIDUNG

SINUSITIS : peradangan pada daerah / rongga sinus di wajah
Penyebab : -infeksi/peradangan
-sumbatan di daerah rongga hidung
-alergi pad hidung
-trauma
-infeksi gigi geraham

GANGGUAN SARAF KULIT

a. cornu : tumor kulti yang tidak biasa
b. epidermodys plasia verruciformis : penyakit kulit yang sangat langka
c. impetigo : infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya nanah.
d. kurap : disebabkan oleh fungi
e. soriasis : pergantian kulit terlalu cepat
f. xeroderma pigmentosum : kulit sangat peka terhadap sinar matahri






KELAINAN HORMON PADA MANUSIA
ü  Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIVatau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).
Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.
HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.
Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.
ü  Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan,[1] sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.
Risiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan orang tua, namun sejarah membuktikan bahawa pesakit pertama yang dikenal pasti menghidap penyakit ini ialah wanita dalam usia awal 50-an.
Penyakit Alzheimer paling sering ditemukan pada orang tua berusia sekitar 65 tahun ke atas. Di negara maju seperti Amerika Serikat saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut penderita penyakit Alzheimer. Angka ini diperkirakan akan meningkat sampai hampir 4 kali di tahun 2050. Hal tersebut berkaitan dengan lebih tingginya harapan hidup pada masyarakat di negara maju, sehingga populasi penduduk lanjut usia juga bertambah.
ü  Konstipasi atau sering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia (atau mungkin juga pada hewan) mengalami pengerasan feses atau tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. Konstipasi yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi. Dan obstipasi yang cukup parah dapat menyebabkan kanker usus yang berakibat fatal bagi penderitanya.http://adf.ly/JzQWN
Share this article :

+ komentar + 1 comment

8 Maret 2015 pukul 07.23

thx gan bantu tugas

Posting Komentar