Zat Adiktif
dan Psikotropika
ZAT ADIKTIF
Zat adiktif adalah bahan makanan
atau yang apabila dikonsumsi oleh manusia dapat menyebabkan ketagihan.
Yang termasuk benda-benda adiktif
antara lain rokok dan minuman beralkohol.
ROKOK
Mengandung lebih dari 4.000 macam
zat, antara lain:
- Tar, berupa cairan berwarna cokelat. Dapat merusak paru-paru, menghambat sirkulasi oksigen dalam darah,menyebabkan kanker, dan gangguan pernapasan seperti bronkitis.
- Nikotin, bersifat racun. Pada rokok, inilah bahan yang bersifat adiktif. Dampak dari penggunaan nikotin antara lain kerusakan jaringan otak dan hati,membuat bagian tubuh yang terpapar menjadi kuning, menaikkan tekanan darah, dan memacu kerja jantung.
- Karbon monoksida, bersifat racun, tidak berwarna maupun berbau. Mengikat hemoglobin lebih kuat daripada oksigen, sehingga tubuh berpotensi kekurangan oksigen.
Dampak negatif dari rokok antara
lain:
- Kanker paru-paru
- Penyakit jantung
- Bronkitis
- dll.
MINUMAN
KERAS
Minuman keras adalah cairan jernih,
tidak berwarna, berasa pahit, dan bersifat memabukkan. Setiap minuman keras
mengandung alkohol. Minuman keras digolongkan berdasarkan kandungan alkoholnya.
Contohnya:
- Bir, mengandung alkohol sebesar 3-7%.
- Anggur, mengandung alkohol sebesar 12-14%.
- Gin, rum, wiski, dan brandi, mengandung alkohol sebesar 35%.
Dampak
negatif minuman keras antara lain:
- Sirosis hati
- Gastritis
- Kanker mulut, tenggorokan, dan esofagus
- Hilangnya sejumlah jaringan otot dalam lengan dan kaki, bahkan dapat menyebabkan pelunakan pada otot jantung
- Rusaknya pankreas
- Besarnya resiko terkena infeksi, pneumonia, dan memar
- Karena sifatnya depresan, dapat menidurkan berbagai bagian otak dan sistem saraf.
- Kematian tak terduga jika alkohol diminum bersama dengan obat lain
Karena dapat menyebabkan tidurnya
berbagai bagian otak dan sistem saraf, maka dapat terjadi gejala antara lain:
- Kelainan psikologis-alkoholik
- gejala hilang akal secara total
- paranoia alkoholik (mudah curiga, cemburu, suka menuduh, dan sering terganggu dalam mengekspresikan kejadian-kejadian di sekitarnya dan mungkin mengalami keadaan jiwa yang tidak stabil.
- sindrom Vernicke (penyakit kurang gizi pada pecandu alkohol, terutama kelompok vitamin B. Ditandai dengan meningkatnya frekuensi mengigau, bingung, takut, sulit berjalan, dan hilang ingatan.)
- sindrom Karsakoff (kelainan yang menyebabkan otak rusak sehingga penderita tidak dapat berorientasi terhadap waktu dan tempat serta merasa lemah dan geli pada lengan dan kaki karena saraf yang menuju daerah ini dipengaruhi.)
- Delirium tremens (perubahan kejiwaan yang sangat serius akibat konsumsi minuman keras dalam jangka waktu yang terlalu lama dan penarikan diri akibat ketagihan alkohol secara psikologis.)
ZAT
PSIKOTROPIKA
Zat psikotropika adalah zat atau bahan
baik alami maupun sintetis yang dapat mempengaruhi pikiran atau sistem saraf.
Ada 5 golongan zat psikotropika,
yaitu:
Obat
Psikoaktif
Adalah
obat yang digunakan dalam ilmu kedokteran jiwa untuk mengobati penyakit mental
dan saraf. Jika ada orang yang ketagihan obat jenis ini, maka dia akan
menginginkan dosis yang semakin lama semakin besar. Konsumsi terus-menerus
dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan dapat menyebabkan kematian.
Depresan
Adalah obat yang berfungsi untuk
menenangkan orang yang sedang depresi. Obat-obat yang termasuk depresan adalah
opiat (yang termasuk alami), sementara itu yang sintetis antara lain:
- Heroin, memberikan sensasi, seperti menghilangkan rasa sakit, yang menyebabkan pengguna mengalami rasa senang yang luar biasa. Penggunaannya dengan cara disuntikkan. Pada pecandu, jika tidak menggunakan heroin setiap 4-6 jam maka akan merasakan mual, muntah-muntah, nyeri di lambung, keringat dingin, dan demam. Jika overdosis dapat menyebabkan kematian.
- Morfin, menyebabkan rasa lesu, ngantuk, kebingungan, perasaan bahagia yang berlebihan, dan gangguan sistem pernapasan.
- Metadon, merupakan obat kedua yang paling banyak menyebabkan kecanduan setelah heroin. Diberikan kepada pengguna heroin yang sedng diobati untuk mengurangi kerasnya gejala-gejala pecandu heroin yang sedang diobati.
- Barbiturat (pil tidur), memberikan efek menenangkan dan tidur lelap. Orang yang ketagihan akan mengalami gejala seperti demam dan kejang-kejang. Konsumsi terus-menerus dapat menyebabkan kematian.
Stimulan
Adalah zat yang dapat meningkatkan
fungsi berbagai organ tubuh melalui efeknya terhadap sistem saraf pusat.
Dapat membuat orang lebih aktif, maksudnya mempercepat reaksi badan dan
memberikan perasaan tersedianya tenaga yang tidak terbatas, serta dapat juga
meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Contohnya adalah amfetamin,
dapat menghilangkan rasa kantuk, jika dipakai berlebihan menimbulkan
efek psikotik. Jika dipakai saat kelelahan yang berlebihan dapat menimbulkan
halusinasi dan paranoia.
Halusinogen
Adalah zat yang dapat menimbulkan
halusinasi bagi si pemakai. Contohnya LSD (Lisergic Acid Diethylamide),
dapat menyebabkan paranoia yang mengarah pada perilaku agresif. Contoh
lain adalah STP, DMT, meskalin, dan psilosibin.
Euforia
Adalah obat yang dapat menyebabkan
perasaan nyaman atau gembira. Contohnya adalah mariyuana dan ganja,
menyebabkan orang mabuk dan kacau. Jika dikonsumsi saat tenang,
terasa nikmat, namun jika dalam kondisi gelisah, dapat menyebabkan panik yang
berlebihan.
CIRI-CIRI PECANDU NAPZA
(narkotika, psikotropika, dan zat
adiktif)
Ciri-ciri
fisik:
- mata merah
- mulut kering
- bibir berwarna kecoklatan
- perilakunya tidak wajar
- bicaranya kacau
- daya ingatnya menurun
Ciri-ciri
dini pada anak yang kecanduan:
- anak menjadi pemurung dan penyendiri
- wajah anak pucat dan kuyu
- terdapat bau aneh yang tidak biasa di dalam kamar
- matanya berair dan tangannya gemetar
- napasnya tersengal dan susah tidur
- badannya lesu dan selalu gelisah
- mudah tersinggung, marah, dan suka menentang orang tua
- suka membolos dengan alasan tidak jelas
Sumber:
Tim IPA SMP/MTs. 2007. Ilmu
Pengetahuan Alam 2. Jakarta : PT. Galaxy Puspa Mega.
PS: Bahaya penyalahgunaan,
pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan napza, sama pemanfaatan zat
adiktif dan psikotropika dalam bidang kesehatan ga gw ringkasin. ga ada di
SKL….
Upaya pencegahan dilakukan secara integral dan dinamis antara unsur-unsur aparat dan potensi masyarakat, merupakan upaya yang terus menerus dan berkesinambungan, untuk merubah sikap perilaku, cara berfikir dari kelompok masyarakat yang sudah mempunyai kecenderungan menyalahgunakan serta melakukan tindak pidana perdagangan/peredara gelap narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.
Upaya pencegahan yang dimaksudkan adalah untuk menciptakan kesadaran kewaspadaan dan daya tangkal terhadap bahaya-bahaya dan memiliki kemampuan untuk menolak zat-zat berbahaya tersebut, untuk selanjutnya dapat menentukan rencana masa depannya dengan hidup sehat, produktif, kreatif dan bermanfaat bagi dirinya dan lingkungannya. Kebijaksanaan internasional dalam menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya tetap mengacu pada piagam PBB dan prinsip-prinsip hukum internasional yang ada.
Indonesia dalam menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap, psikotropika, dan zat adiktif lain, pada dasarnya mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
-) langkah pencegahan untuk mengurangi jumlah permintaan
-) langkah pengendalian dan pengawasan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang dimanfaatkan untuk pengobatan dan atau bagi kepentingan ilmu pengetahuan
-) langkah represif pemberantasan jalur perdagangan gelap
-) melakukan upaya penyembuhan/terapi dan rehabilitasi terhadap korban-korban penyalahgunaan
-) langkah-langkah lain yang mendukung
Upaya pencegahan penanggulangan dan peredaran zat-zat berbahaya tersebut dapat dilakukan melalui berbagai jalur:
-) jalur keluarga
-) jalur pendidikan, formal dan informal
-) jalur lembaga-lembaga sosial swadaya masyarakat
-) jalur lembaga-lembaga keagamaan
-) jalur kelompok-kelompok teman bermainremaja/pemuda: club, seni, olahraga, ketrampilan-ketrampilan lain
-) jalur organisasi kewilayahan, dipimpin oleh aparat RT, RW, LKMD
-) melalui media massa, cetak, elektronik, film, maupun seni pentas tradisionalhttp://adf.ly/JzSkt
